
Melihat perkembangan fashion muslim yang terus berkembang pesat, kita sebagai pemilik usaha pastinya ingin memanfaatkan peluang ini dengan sebaik mungkin. Salah satunya dengan menggandeng supplier kain hijab yang terpercaya untuk memulai usaha jilbab brand sendiri.
Berbicara soal peluang bisnis, penjualan hijab masih sangat menguntungkan untuk dicoba oleh para pelaku bisnis. Khususnya yang ingin membangun brand hijab sendiri. Pemerintah bahkan sejak 2020 sudah memiliki visi untuk menjadikan Indonesia sebagai kiblat fashion muslim dunia.
Meski begitu, kita sebagai orang yang ingin memulai usaha dengan brand hijab sendiri, tentu harus berusaha lebih agar pelanggan tertarik dengan produk yang ditawarkan. Misalnya dengan memakai bahan berkualitas tinggi, harga yang bersaing, dan mampu menyediakan model hijab yang sedang tren.
Langkah Memulai Usaha Jilbab Brand Sendiri
Jika kamu tertarik membangun bisnis hijab memakai brand sendiri, berikut beberapa tips memulai usaha jilbab dengan brand sendiri yang bisa dicoba, antara lain:
1. Pahami Target Market
Memahami target market hijab adalah kunci yang mesti dikuasai. Karena dengan begitu, kita bisa menyediakan produk yang tepat dan meningkatkan penjualan. Sehingga stok yang tersedia pun bisa terjual lebih cepat, dan tidak menjadi stok yang menumpuk di gudang, dan akhirnya menyebabkan kerugian besar.
Kamu bisa mulai dengan menargetkan usia, pekerjaan, lifestyle hingga tren hijab yang sedang berkembang. Semakin spesifik target market kamu, semakin mudah memilih produk yang ingin ditawarkan.
2. Pilih Model Hijab
Setelah menentukan target market, saatnya memilih model hijab apa saja yang ingin dijual. Kita bisa melakukan survei atau melihat tren hijab yang sedang ramai dibahas. Dengan begitu, kita dapat menentukan model hijab yang memiliki potensi penjualan paling tinggi.
Sebagai gambaran, beberapa model hijab yang banyak dipakai seperti hijab pashmina atau kerudung segi empat. Itu karena mudah dibentuk, simple, dan gampang dipadu-padankan dengan berbagai outfit.
3. Tentukan Bahan Hijab
Hal yang tak kalah penting ditentukan sejak awal adalah pilihan bahan hijab. Pastikan kamu memilih bahan hijab yang berkualitas. Misalnya, lembut, nyaman dipakai dan tidak panas. Akan lebih baik jika bisa menawarkan jilbab dengan bahan premium, seperti satin, voal atau ceruti. Pemilihan bahan hijab berkualitas juga bisa jadi daya tarik serta ciri khas sendiri bagi toko kamu.
4. Pilih Supplier yang Tepat
Agar pasokan stok selalu terjaga dengan baik, kita perlu memilih supplier hijab yang tepat. Karena ini tidak hanya akan berpengaruh pada ketersediaan stok, tetapi juga kualitas pelayanan kita kepada pelanggan.
Memiliki rekan supplier yang terpercaya, membantu kamu meningkatkan kualitas pelayanan, dan memastikan produk selalu ready stock dan bisa dipesan kapan saja. Sehingga pelanggan bisa merasa lebih puas karena mendapatkan produk sesuai keinginan mereka.
5. Menentukan Harga Jual
Untuk dapat menarik perhatian pembeli, kita tentu perlu memberikan harga yang kompetitif atau bahkan lebih murah dibanding kompetitor, namun dengan kualitas produk yang tetap terjaga.
Saat menentukan harga, kita bisa mulai dengan menghitung semua biaya yang dikeluarkan, melakukan riset harga milik kompetitor, dan mengambil margin keuntungan secara bijak. Biasanya margin keuntungan penjualan hijab berkisar antara 30%-60%.
6. Bangun Konsep dan Identitas Brand
Setelah produk siap, kini kita mulai fokus pada brand hijab yang ingin dibangun. Kita bisa mulai dengan menentukan konsep dan identitas brand. Hal ini biasanya disesuaikan dengan target market dan citra seperti apa yang ingin ditampilkan oleh brand kamu.
Konsep dan identitas brand yang kuat, bisa menjadi keunikan tersendiri bagi brand, dan membuat pelanggan lebih mudah mengingat usaha kamu.
Baca juga:
7. Buat Strategi Pemasaran
Supaya brand kamu bisa dikenal banyak orang, kita perlu menggunakan strategi pemasaran yang tepat. Misalnya ketika kamu melakukan pemasaran melalui media sosial, pilih platform yang tempat berkumpulnya target market kamu. Setelah itu buat konten yang cocok dengan mereka, dan kenalkan brand kamu secara menarik.
Selain sebagai awareness kepada calon pelanggan, strategi pemasaran yang tepat juga dapat memperkuat branding usaha kamu agar mendapat kepercayaan dari pembeli.
8. Menjaga Kualitas Produk
Konsistensi produk sangat penting, terutama dari sisi pelanggan. Ketika produk yang mereka dapatkan tidak sesuai dengan deskripsi yang diberikan, maka mereka bisa saja kecewa dan enggan melakukan pembelian selanjutnya.
Meskipun menjual hijab dengan harga murah, pastikan kamu tetap menjaga kualitas produk tersebut. Misalnya dengan memilih vendor yang menyediakan layanan produksi terpadu, perencanaan produksi yang baik, dan pemilihan material yang tepat.
9. Membangun Hubungan Baik
Saat brand hijab kamu sudah berjalan dan mendapat banyak pelanggan, jangan lupa untuk terus menjaga hubungan baik dengan mereka. Karena dengan hubungan yang baik tersebut, mereka bisa menjadi pelanggan setia kamu, dan orang pertama yang menunggu setiap produk baru yang kamu luncurkan.
Selain pelanggan, kamu juga perlu menjaga hubungan baik dengan partner bisnis, seperti supplier, penjahit atau bahkan investor yang sangat berperan penting dalam usaha kamu.
10. Memiliki Komunikasi yang Baik
Sebagai pemilik brand, komunikasi yang baik juga penting dipelajari. Terutama bagaimana ketika menghadapi komplain pelanggan atau berinteraksi dengan calon pelanggan di media sosial. Dengan komunikasi yang baik, interaksi positif akan terbangun secara natural, dan membuat citra brand kamu semakin kuat.
Itulah beberapa langkah memulai usaha hijab dengan brand sendiri yang bisa kamu coba. Salah satu faktor yang menentukan keberhasilan usaha jilbab brand sendiri adalah memilih mitra produksi yang mampu menjaga kualitas sekaligus membantu mengefisienkan proses bisnis. Jika kamu ingin fokus mengembangkan brand tanpa harus mengelola banyak vendor, V-TEX dapat menjadi solusi dengan layanan produksi yang lengkap dan terpercaya.
Tidak hanya itu, V-TEX juga mendukung kebutuhan produksi bagi brand hijab yang ingin berkembang secara profesional dengan Minimum Order Quantity (MOQ) untuk garment mulai 500 pcs. Didukung pengalaman di bidang fabric dan garment, V-TEX siap menjadi partner produksi jangka panjang untuk membantu mewujudkan koleksi hijab yang berkualitas, konsisten, dan memiliki daya saing di pasar.







