
Saat ini, perawatan wajah punya banyak pilihan untuk memperbaiki estetika tanpa operasi. Salah satunya adalah filler dagu yang berfungsi menambah volume dan memperbaiki proporsi dagu. Namun, hasil dari prosedur ini sangat dipengaruhi oleh bagaimana kamu merawat area dagu setelah perawatan, terutama dalam beberapa hari pertama.
Bagi kamu yang sedang mempertimbangkan atau baru saja menjalani filler dagu, penting untuk mengetahui beberapa pantangan dasar yang harus dihindari agar hasilnya bisa bertahan dengan baik. Memahami hal ini juga membantumu mengurangi risiko komplikasi dan mempercepat proses penyembuhan.
Pantangan Setelah Filler Dagu: Penting untuk Diperhatikan
Berikut ini lima pantangan utama yang perlu kamu tahu setelah melakukan filler dagu. Setiap poin dijelaskan berdasarkan anjuran dokter dan sumber-sumber terpercaya untuk mendukung keberhasilan perawatanmu.
1. Hindari Menekan atau Memijat Area Dagu
Area yang baru disuntik filler harus dijaga agar tidak dipijat, ditekan, atau disentuh berlebihan karena dapat menyebabkan filler bergeser. Selain memijat, kebiasaan sehari-hari seperti menopang dagu dengan tangan, menggunakan tali masker atau helm yang menekan dagu juga dianjurkan untuk dihindari.
Jika kamu mengalami pembengkakan, tidur dengan posisi telentang dan kepala sedikit lebih tinggi dapat membantu mengurangi gejala tersebut. Bantuan profesional juga menyarankan untuk menghindari pijat di area wajah dalam jangka 24 sampai 48 jam setelah suntikan filler.
2. Tunda Olahraga Berat di Hari Pertama
Olahraga berat sebaiknya ditunda setidaknya selama 24 jam setelah prosedur filler dagu. Hal ini karena aktivitas berat bisa meningkatkan risiko memar dan pembengkakan di area suntikan. Menghindari aktivitas yang membuat tubuh bekerja keras dapat membantu mengurangi efek samping sementara tersebut.
Walaupun demikian, aktivitas ringan biasanya masih diperbolehkan dengan catatan mengikuti arahan dokter. Skin Evo, misalnya, menyatakan pasien dapat kembali beraktivitas dengan cepat asalkan menghindari olahraga berat seperti angkat beban, lari jarak jauh, atau latihan intensitas tinggi (HIIT). Kendati demikian, lamanya waktu jeda olahraga dapat berbeda tergantung kondisi pasien dan jenis filler yang digunakan.
3. Batasi Alkohol dan Obat Pengencer Darah
Konsumsi alkohol, aspirin, dan obat anti inflamasi nonsteroid (NSAID) sebaiknya dibatasi karena berpotensi meningkatkan risiko memar di area suntikan filler. Menurut ASPS, aspirin dan NSAID dianjurkan dihentikan 5 sampai 7 hari sebelum dan minimal 24 sampai 48 jam setelah injeksi. Pemakaian alkohol juga hendaknya dihindari dalam waktu yang sama jika memungkinkan.
Kamu juga harus berhati-hati dalam mengonsumsi obat-obatan rutin. Jangan menghentikan atau mengganti obat tanpa konsultasi dengan dokter karena ada beberapa pengencer darah yang dapat meningkatkan risiko komplikasi. Untuk mengatasi rasa nyeri, parasetamol merupakan pilihan yang umumnya lebih aman, sementara konsumsi garam berlebih juga sebaiknya dikurangi agar tidak memperparah pembengkakan.
4. Hindari Paparan Panas Ekstrem dan Sinar Matahari Langsung
Paparan panas berlebihan seperti sauna, uap panas, atau berendam di air panas harus dihindari setelah filler dagu. Jauhi jenis panas ekstrem tersebut selama 24 sampai 48 jam agar pembengkakan tidak memburuk. Selain itu, hindari paparan sinar matahari langsung dalam waktu lama juga sebaiknya ditunda.
Sinar UV yang mengenai area bekas suntik tanpa perlindungan dapat menghambat proses penyembuhan dan menimbulkan ketidaknyamanan. Contoh aktivitas yang perlu dihindari termasuk berjemur di siang hari tanpa tabir surya dan topi, serta mandi sauna. Ingat bahwa durasi ini bisa berbeda-beda, sehingga kamu harus menyesuaikan dengan petunjuk dokter.
5. Tunda Perawatan Wajah Lain yang Dekat Waktunya
Prosedur atau perawatan wajah lain seperti laser, microneedling, dan microdermabrasion sebaiknya tidak dilakukan berdekatan dengan tanggal filler karena dapat mengganggu penyembuhan. Produk skincare dengan bahan aktif yang kuat juga dapat mengiritasi kulit yang sensitif setelah injeksi filler.
Oleh karena itu, Penting sekali untuk merencanakan semua perawatan wajah dengan dokter agar jadwalnya tidak bertabrakan dan risiko iritasi berkurang. Skin Evo menyediakan berbagai pilihan filler, termasuk dagu, bibir, smile line, bawah mata, dan pelipis. Kamu dapat mempertimbangkan kombinasi perawatan tersebut melalui konsultasi di layanan filler wajah yang tersedia.
Lima pantangan utama setelah filler dagu yang perlu kamu perhatikan meliputi: tidak menekan atau memijat area dagu, menunda olahraga berat, membatasi konsumsi alkohol dan obat tertentu, menjauhi panas ekstrem serta paparan sinar matahari langsung, dan menunda perawatan wajah lain yang berdekatan jadwalnya. Durasi pantangan ini bisa bervariasi tergantung pada rekomendasi dokter yang menangani. Hasil filler tidak permanen dan lamanya bertahan sangat dipengaruhi oleh kondisi kulit masing-masing pasien sehingga kontrol berkala tetap sangat dianjurkan untuk monitor hasil dan perawatan lanjutan.
Konsultasi Lebih Lanjut dengan Dokter
Sebelum menjalani filler dagu, konsultasi dengan dokter sangat diperlukan agar pantangan dapat disesuaikan dengan kondisi kesehatan dan kebutuhanmu. Skin Evo Aesthetic Clinic yang terletak di Jl. Gedung Pinang Blok PT No 16, Jakarta, menjadi salah satu opsi di mana kamu bisa mendapatkan konsultasi langsung mengenai jenis dan ketebalan filler yang sesuai.
Untuk memudahkan proses reservasi, kamu dapat menghubungi Skin Evo melalui kontak resmi untuk berkonsultasi mengenai layanan filler dagu Jakarta. Tanyakan juga tentang aktivitas yang perlu diperhatikan setelah suntik agar kamu dapat menjalani perawatan dengan lebih nyaman. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi halaman layanan filler dagu Jakarta dan konsultasikan pilihan perawatan yang sesuai dengan kebutuhanmu.







